Darmadi Durianto: Persaingan Usaha di Sektor Pupuk Harus Sehat Demi Ketahanan Pangan Nasional 

Sektor pupuk dinilai sebagai komoditas strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Senin, 09 Februari 2026 20:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto menegaskan pentingnya menjaga sektor pupuk tetap berada dalam koridor persaingan usaha yang sehat demi menjamin ketahanan pangan nasional.

Hal itu disampaikannya dalam rangkaian Kunjungan Kerja Panja RUU Anti Monopoli yang digelar di Yogyakarta, dengan agenda menyerap masukan dari akademisi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM).

Tadi menyoroti soal sinergi BUMN itu juga merusak persaingan sebetulnya, karena bisa terjadi dalam persaingan itu mereka akhirnya tidak ada persaingan lagi, akhirnya banyak terjadi koordinasi-koordinasi dan kadang itu tidak efisien, kata Darmadi, dikutip Minggu (8/2/2026).

Menurut Darmadi, sinergi antar-BUMN pada prinsipnya memang ditujukan untuk memperkuat kinerja sektor strategis. Namun, jika tidak diawasi secara ketat, sinergi tersebut berpotensi menimbulkan praktik yang justru mengurangi kompetisi, menciptakan inefisiensi, bahkan merugikan konsumen dan pelaku usaha lain di sektor yang sama.

Sektor pupuk dinilai sebagai komoditas strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak, khususnya petani. Karena itu, Komisi VI DPR RI menempatkan isu persaingan usaha di bidang pupuk sebagai agenda prioritas dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti Monopoli. Legislasi ini diharapkan mampu memperkuat peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam mencegah pemusatan kekuatan ekonomi di tangan segelintir pihak.

Baca juga :