Dede Indra: Jangan Mudah Terprovokasi Informasi yang Mempertentangkan Identitas Kelompok

Indonesia besar karena keberagamannya. Tugas kita adalah menjaga agar keberagaman tersebut menjadi sumber kekuatan, bukan sumber perpecahan
Rabu, 07 Oktober 2026 23:54 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dede Indra Permana Soediro, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang mempertentangkan identitas kelompok, termasuk isu yang berkaitan dengan suku, agama, ras, maupun budaya.

Jangan mudah diadu domba hanya karena kita berbeda. Kita boleh berbeda adat, berbeda bahasa, berbeda tradisi, tetapi kita tetap satu sebagai bangsa Indonesia, tegasnya, dikutip Rabu (7/10/2026).

Ia juga mendorong generasi muda untuk ikut berperan dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia. Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk kepada generasi muda.

Budaya lokal, menurut Dede, tidak boleh hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu. Kebudayaan merupakan bagian dari identitas bangsa yang harus dirawat dan dikembangkan agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Dalam konteks kehidupan masyarakat, Dede juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun sikap saling menghormati. Perbedaan kebiasaan dan tradisi hendaknya menjadi ruang untuk saling mengenal dan belajar, bukan alasan untuk saling menjauh.

Baca juga :