Dominasi Bank Jatim di PAD Disorot, Fraksi PDI Perjuangan Desak Evaluasi Total Seluruh BUMD 

Evaluasi ini mendesak dilakukan secara terkonsolidasi.
Kamis, 17 September 2026 07:53 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

​Surabaya, Gesuri.id Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Evaluasi ini mendesak dilakukan secara terkonsolidasi, mencakup perusahaan induk, anak usaha, perusahaan patungan, entitas afiliasi, hingga struktur holding.

​Anggota Komisi C DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Fuad Benardi, menilai penilaian terhadap kinerja perusahaan milik daerah tidak bisa hanya berpaku pada keberadaan perusahaan atau angka laba bersih semata.

Baca:Inilah Profil dan BiodataGanjarPranowo

​Sorotan utama tertuju pada ketimpangan kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur pada 2026. Dari total kontribusi sebesar Rp488,61 miliar, sebanyak Rp420 miliar atau 86 persen di antaranya disumbang oleh satu entitas, yakni Bank Jatim. Sementara itu, gabungan seluruh BUMD lainnya hanya menyumbangkan sekitar 14 persen.

Baca juga :