Lampung Barat, Gesuri.id Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendorong keterlibatan aktif komunitas generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam pengembangan hilirisasi komoditas kopi. Langkah ini dinilai penting guna mendongkrak nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat.
Ajakan tersebut disuarakan oleh Parosil Mabsus saat menghadiri acara Collaboration Anniversary yang mempertemukan komunitas Slankers Lampung Barat, Super Moto Lampung Barat, dan Pasukan Vixion Lampung Barat di Sekolah Kopi, Pekon Sukajaya, Kecamatan Sumber Jaya.
Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Kita ini punya kopi yang luar biasa. Orang tua kita sudah hebat di sektor hulunya. Sekarang pekerjaan rumah kita adalah hilirisasinya, bagaimana kopi ini punya nilai tambah. Kalaupun tidak punya kebun, kita tetap bisa mengambil bagian dengan mengolah dan memanfaatkan kopi agar nilai jualnya meningkat, ujar Parosil sebagaimana dikonfirmasi di Lampung Selatan, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, partisipasi kaum muda dapat diwujudkan melalui berbagai inovasi kreatif, mulai dari pengolahan produk turunan, pengemasan (packaging), pemasaran digital (digital marketing), hingga pengembangan pariwisata berbasis kopi (coffee tourism) guna memperluas jangkauan pasar.