DPR Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pos Pendidikan di 2027

Menurutnya, pemerintah masih menyisakan banyak pekerjaan rumah (PR) mendasar yang belum terselesaikan.
Jum'at, 21 Agustus 2026 09:37 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, M.Y. Esti Wijayati, menilai lonjakan anggaran pendidikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 belum menjamin peningkatan kualitas layanan pendidikan secara otomatis.

Menurutnya, pemerintah masih menyisakan banyak pekerjaan rumah (PR) mendasar yang belum terselesaikan.

​Dalam RAPBN 2027, alokasi anggaran pendidikan melonjak 13,9 persen atau sekitar Rp100 triliun menjadi Rp820,9 triliun, dari sebelumnya Rp720,8 triliun pada 2026. Namun, Esti mengkritik rincian alokasi tersebut yang dinilai tidak tumbuh signifikan untuk fungsi inti pendidikan.

Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

​Persoalan utamanya bukan seberapa besar anggaran secara menyeluruh, melainkan berapa banyak yang benar-benar sampai kepada sekolah, perguruan tinggi, guru, dosen, peserta didik, perpustakaan, serta peningkatan mutu pembelajaran, tegas Esti dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/8).

Baca juga :