Bandar Lampung, Gesuri.id Komisi V DPRD Provinsi Lampung memberikan perhatian serius terhadap kasus meninggalnya seorang pasien anak, Abizar Fathan Athallah, yang diduga akibat kelalaian penanganan medis di RSIA Puri Betik Hati.
Kematian bocah malang yang menderita usus buntu tersebut memicu desakan evaluasi total terhadap sistem pelayanan rumah sakit.
Anggota DPRD Lampung, Budhi Condrowati, menilai ada indikasi kuat terjadinya keterlambatan penanganan sejak pasien pertama kali masuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur
Berdasarkan penelusuran awal, Budhi mengungkapkan bahwa pasien tidak mendapatkan tindakan medis yang optimal dalam periode waktu yang krusial.