Edy Wuryanto Desak Peningkatan Mutu Layanan Rawat Inap Kelas 3 lewat Kebijakan KRIS

Sorotan tajam khususnya diarahkan pada fasilitas rawat inap kelas 3 yang dinilai masih memprihatinkan dan serbaketerbatasan.
Kamis, 16 Juli 2026 07:05 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id -Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menegaskan bahwa pemerataan akses kesehatan di Indonesia wajib berjalan beriringan dengan peningkatan mutu pelayanan. Sorotan tajam khususnya diarahkan pada fasilitas rawat inap kelas 3 yang dinilai masih memprihatinkan dan serbaketerbatasan.

​Hal tersebut disampaikan Edy di sela-sela sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bersama Kementerian Kesehatan di Gedung Serba Guna Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Senin (13/7).

​Menurut Edy, perluasan akses kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak akan optimal tanpa adanya pembenahan kualitas di rumah sakit. Apalagi, mayoritas pengguna layanan kelas 3 adalah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang berasal dari kelompok masyarakat kurang mampu.

Baca:Kisah PerjuanganGanjardari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

​Jadi, selain akses yang merata, kita juga harus memperbaiki mutunya, terutama untuk pelayanan kelas 3. Dulu, ruang rawat kelas 3 sering kotor, ventilasi dan pencahayaannya kurang, kamar mandi seadanya, bahkan tombol darurat untuk pasien kritis pun tidak ada. Itu jelas di bawah standar, ujar Edy.

Baca juga :