Jakarta, Gesuri.id - Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berjalan seiring dengan membaiknya perekonomian Bali mulai melahirkan fenomena baru. Dunia usaha kini menghadapi tantangan berupa semakin sulitnya memperoleh tenaga kerja lokal, khususnya di sektor-sektor pekerjaan fisik dan konstruksi.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur Bali, Wayan Koster, saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus DPD dan DPC Partai Hanura Bali di Denpasar, Minggu (2/8/2026).
Koster memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Bali pada 2025 lalu berhasil mencapai 5,86 persen.
Angka ini tercatat sebagai yang tertinggi di Indonesia untuk kategori daerah tanpa sumber daya tambang. Di saat yang sama, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 3,42 persen dan tingkat pengangguran berada di angka 1,45 persenkeduanya merupakan capaian terendah secara nasional.
Menurut Koster, keberhasilan indikator makroekonomi ini berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Pendapatan per kapita masyarakat Bali terus merangkak naik sehingga mengubah taraf hidup masyarakat secara signifikan.