Ponorogo, Gesuri.id Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat mencapai 5,29 persen pada semester II-2026 dinilai belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan kualitas kesejahteraan pekerja.
Struktur pasar kerja nasional saat ini dinilai masih didominasi sektor informal, di samping tingginya angka kelulusan perguruan tinggi yang belum terserap di lapangan kerja formal.
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Pulung Agustanto, menilai capaian pertumbuhan ekonomi tersebut belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja yang berkualitas.
Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2026, penyerapan tenaga kerja baru di sektor informal mencapai 1,16 juta orang, sedangkan sektor formal hanya mampu menyerap sekitar 740 ribu orang.