Jakarta, Gesuri.id - Komisi VII DPR RI meminta Badan Standardisasi Nasional (BSN) meningkatkan pengawasan terhadap penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai upaya melindungi produk dalam negeri dari serbuan barang impor ilegal.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menekankan bahwa produk ilegal dengan kualitas rendah berpotensi merusak harga pasar dan menurunkan daya saing produk lokal.
Baca:GanjarPranowo Tak Ambil Pusing
Ini kan masalahnya SNI, in the end ini kan daya saing yang kita bicarakan, ujar Evita dalam rapat dengan BSN.
Evita juga mendorong BSN untuk melakukan sosialisasi pentingnya akreditasi dan sertifikasi produk kepada masyarakat, khususnya melalui media sosial.