Jakarta, Gesuri.id - Sekretaris Fraksi PDI Perjuangaan Kota Solo, Suharsono mengkritik keras pola mutasi pejabat yang kerap tertunda.
Ia mensinyalir adanya praktik bargaining atau tawar-menawar jabatan yang mencederai prinsip the right man on the right place.
Mutasi yang diundur-undur itu menimbulkan spekulasi adanya tawar-menawar politik. Dampaknya fatal, birokrasi menjadi tidak profesional karena orang bekerja di bidang yang tidak sesuai kompetensinya, tegas Suharsono, Senin (23/2).
Baca:My Esti Desak BPS Perkuat Koordinasi
Ia mencontohkan beberapa ketimpangan penempatan pejabat BKPSDM diisi oleh figur tanpa latar belakang manajemen SDM, sementara pejabat yang ahli dalam inovasi UMKM justru di tempatkan di sana.