​Fuad Semprot Wacana Ganjil-Genap di Kota Surabaya: Bikin Bingung Warga dan Lumpuhkan Ekonomi!

Fuad Benardi menegaskan bahwa menyamakan kondisi kemacetan Surabaya dengan Jakarta merupakan langkah yang keliru.
Sabtu, 31 Oktober 2026 13:59 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Wacana penerapan sistem ganjil-genap bagi kendaraan pribadi yang memasuki kawasan pusat aktivitas atau Central Business District (CBD) di Surabaya menuai penolakan keras.

Kebijakan yang dilemparkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur tersebut dinilai terlalu terburu-buru dan belum mendesak untuk diterapkan di Kota Pahlawan.

​Anggota DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi menegaskan bahwa menyamakan kondisi kemacetan Surabaya dengan Jakarta merupakan langkah yang keliru. Sebab, karakteristik lalu lintas kedua kota metropolitan tersebut sangat kontras.

Baca:

​Untuk Jakarta, memang kondisi kemacetannya sudah parah dan beberapa ruas mengalami kemacetan hampir setiap jam. Bahkan pernah saya lihat pukul 21.00 atau 22.00 WIB masih macet, sehingga masuk akal apabila diberlakukan kebijakan ganjil-genap, ujar Fuad, Sabtu (31/10).

Baca juga :