Gibran Dinilai Makin Sombong Karena Hasil Surveinya di Atas Prabowo

Wakil presiden yang sungguh bekerja tidak sibuk menikmati angka di atas atasannya.
Selasa, 20 Oktober 2026 18:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Kader PDI Perjuangan, Nisaa Diniyaty, mengritik popularitas Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang disebut unggul dalam simulasi tiga nama pada survei SMRC. Menurut Nisaa, angka survei tidak serta-merta mencerminkan prestasi maupun keberhasilan kerja, terlebih jika popularitas lebih banyak dibangun melalui aktivitas politik yang disorot kamera daripada hasil nyata bagi masyarakat.

Wakil presiden yang sungguh bekerja tidak sibuk menikmati angka di atas atasannya. Tapi Gibran tampak menjadikan survei sebagai cermin, bukan peringatan. Makin tinggi angka, makin tinggi dagunya, ujar Nisaa dikutip dari akun Istagram Moncong Putih Selasa (20/10/2026).

Dalam simulasi yang disinggung Nisaa, Gibran disebut meraih 29,7 persen, disusul Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 28,2 persen. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto berada di angka 22,7 persen. Namun, angka tersebut perlu dibaca sesuai konteks dan metode survei, bukan langsung ditafsirkan sebagai ukuran keberhasilan kinerja pemerintahan.

Nisaa menilai, aktivitas Gibran yang kerap melakukan kunjungan ke berbagai daerah berpotensi membangun citra dan basis dukungan politik tersendiri. Ia mempertanyakan dampak konkret dari rangkaian kunjungan tersebut setelah rombongan dan sorotan kamera meninggalkan lokasi.

Setelah rombongan pulang, apa yang tertinggal? Kebijakan yang lahir atau masalah yang selesai? Nyaris tidak ada. Yang tersisa hanyalah konten, demikian kritik Nisaa.

Baca juga :