GMNI : Konflik Agraria Sidomukti Berdampak Buruk Pada Masjid

Setiap harinya dalam beribadah jamaah hanya memakai lilin dan mesin diesel untuk mengumandangkan adzan dan melangsungkan shalat.
Senin, 24 Mei 2021 16:45 WIB Jurnalis - Hiski Darmayana

Labuhanbatu Utara, Gesuri.id - Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan konflik agraria antara PT Smart Tbk dengan warga kampung Baru Sidomukti (Reformasi), Desa Panigoran, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara, berdampak pada berbagai sektormasyarakat.

Salah satu nya berdampak pada pembangunan masjid dan keberlangsungan proses Ibadah warga.

Baca:GMNIBela Bung Karno Dari Tuduhan Haikal Hassan

Masjid itu adalah masjid Ar-Rahman yang terletak di jantung kampung tersebut. Rumah ibadah itu masih belum terselesaikan penuh,fasilitas umumnya juga masih belum sampai di masjid tersebut, seperti halnya listrik yang masih belum terpasang di masjid karna adanya intervensi dari pada pihak PT.Smart Tbk terhadap PT.PLN Persero, ungkap Ketua DPD GMNI Sumut Paulus Peringatan Gulo, baru-baru ini.

Baca juga :