Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino mengomentari wacana kenaikan gaji kepala daerah dari perspektif kondisi fiskal negara
Ia memamparkan kondisi APBN sebagai landasan pertimbangan dari wacana tersebut.
Jika kita lihat dari APBN 2026 ini diperkirakan akan berakhir dengan dengan defisit 2,82T. Defisit ini dikarenakan kurangnya penerimaan. keputusan penanggulangan defisit ini kan bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu genjot penerimaan negara atau mengurangi pengeluaran ujarnya dalam keterangan pada wartawan (6/8)
Baca:Inilah Profil dan BiodataGanjarPranowo
Dengan kondisi fiskal seperti saat ini, saya khawatir jika hal tersebut akan mengakibatkan adanya penarikan pemasukkan negara melalui pajak yang nantinya akan dibebankan kembali ke masyarakat lanjutnya