Haru Orang Tua Siswa Saat Anaknya Raih Beasiswa di Universitas ST Bhinneka

Tangis haru dan rasa syukur terpancar dari raut wajah para orang tua saat menghadiri penyerahan beasiswa pendidikan tinggi.
Kamis, 10 September 2026 09:22 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Medan, Gesuri.id Bagi Ika Teresia Sembiring, harapan akan masa depan anaknya sempat padam. Selama bertahun-tahun, warga Perdagangan, Kabupaten Simalungun ini hanya bisa memandangi putranya, Samuel, yang harus bekerja keras menjadi buruh cangkul dan sales keliling. Impian Samuel untuk mengenyam pendidikan tinggi terhalang oleh kondisi ekonomi keluarga. Sebagai penjual sate, penghasilan Ika tak pernah cukup untuk membiayai kuliah sang buah hati.

Kisah serupa dialami seorang ibu asal Pematang Siantar. Anaknya, Celsi Saragih, merupakan siswi berprestasi yang bahkan pernah diundang ke Istana Merdeka. Namun, keterbatasan finansial membuat Celsi terpaksa mengubur mimpinya meniti pendidikan tinggi. Demi membantu ekonomi keluargadi mana sang ayah bekerja mempertaruhkan nyawa sebagai pemanjat pohon pinangCelsi memilih bekerja di sebuah apotek.

Bagi keluarga prasejahtera, melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas kerap dianggap sebagai impian yang mustahil. Namun, suasana haru membuncah di Universitas Satya Terra (ST) Bhinneka, Medan, Rabu (9/9/2026). Tangis haru dan rasa syukur terpancar dari raut wajah para orang tua saat menghadiri penyerahan beasiswa pendidikan tinggi.

Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Baca juga :