Jakarta, Gesuri.id - Industri makanan dan minuman (mamin) nasional masih mencatatkan pertumbuhan di tengah tekanan permintaan dan daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah, terutama karena pelaku industri juga menghadapi peningkatan biaya produksi, kemasan, hingga logistik.
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiradinata, mengatakan pemerintah perlu memastikan kebijakan di sektor industri dan distribusi tidak semakin menambah beban pelaku usaha maupun masyarakat sebagai konsumen.
Baca:GanjarBangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa
Menurut Ida, tekanan yang dihadapi industri mamin tidak hanya berasal dari sisi permintaan. Kenaikan harga bahan baku, biaya kemasan, serta tingginya ongkos logistik turut membuat biaya produksi tetap berada pada level yang relatif tinggi.