Jadi Penyiar Resmi Piala Dunia 2026, Nila Yani Minta TVRI Tak Sekadar Cari Euforia Sesaat

Nila mendorong TVRI untuk mulai menyiapkan strategi pengembangan konten pasca-Piala Dunia.
Rabu, 10 Juni 2026 15:19 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VII DPR RI, Nila Yani Hardiyanti, meminta Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI memanfaatkan momentum penayangan Piala Dunia FIFA 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran penyiaran publik sekaligus meningkatkan daya saing industri penyiaran nasional.

Menurut Nila, keberhasilan TVRI sebagai penyiar resmi (official broadcaster) ajang sepak bola terbesar dunia tersebut harus menjadi titik awal pengembangan layanan dan konten yang berkelanjutan, bukan sekadar keberhasilan sesaat selama turnamen berlangsung.

Momentum Piala Dunia 2026 ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh TVRI. Jangan hanya fokus pada penyelenggaraan siaran selama turnamen berlangsung, tetapi juga memikirkan langkah strategis setelahnya agar manfaat yang diperoleh dapat dirasakan dalam jangka panjang, ujar Nila kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Baca:GanjarPranowo Akui Belajar Industri Kreatif dari K-POP

Dalam keterangannya, Nila mengungkapkan bahwa pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama TVRI tidak hanya menyangkut aspek teknis penayangan pertandingan. Ia menyoroti pentingnya kesiapan TVRI dalam memastikan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh akses siaran yang mudah, gratis, dan berkualitas.

Baca juga :