Karhutla dan Krisis Air Bersih Meluas, Matindas Rumambi Desak Pemerintah Lakukan Intervensi Cepat

Kondisi puncak kemarau ini mempercepat eskalasi titik api dan memperluas area krisis air.
Minggu, 09 Agustus 2026 19:08 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

​Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi VIII DPR RI, Matindas J. Rumambi, mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera mengambil langkah intervensi cepat serta terukur guna menangani ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan krisis air bersih yang terus meluas di sejumlah wilayah Indonesia.

​Legislator PDI Perjuangan tersebut menekankan bahwa penanganan bencana kekeringan dan Karhutla membutuhkan sinergi serta pergerakan taktis yang cepat dari BNPB, BPBD, pemerintah daerah, BMKG, hingga Kementerian Sosial.

​Kondisi puncak kemarau ini mempercepat eskalasi titik api dan memperluas area krisis air. Pemerintah, khususnya BNPB dan pemda, harus bergerak agresif sebelum dampaknya makin meluas serta memicu krisis ekologi dan sosial yang lebih berat, ujar Matindas dalam keterangan resminya di Senayan, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

​Mengingat sulitnya akses darat menuju kawasan gambut dan pegunungan yang terbakar, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tengah tersebut meminta BNPB segera memobilisasi armada helikopter pengebom air (water bombing). Pengerahan helikopter secara terfokus pada wilayah dengan konsentrasi titik panas (hotspot) tinggi dinilai krusial agar kobaran api tidak kian meluas.

Baca juga :