Kejanggalan Tata Kelola Kapal Penumpang, Mukhlis Basri Dukung Investigasi Polri

Hingga September 2026, kecelakaan kapal telah mengakibatkan 3.607 korban, dengan 239 orang meninggal dunia dan 203 orang dinyatakan hilang
Minggu, 25 Oktober 2026 20:59 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI, Drs. H. Mukhlis Basri, mendukung langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk menginvestigasi rentetan kecelakaan kapal penumpang yang terjadi di perairan Indonesia. Ia menduga berulangnya insiden tersebut mengindikasikan persoalan sistemik dalam pengawasan, regulasi, serta tata kelola keselamatan transportasi laut.

Ini adalah kegagalan sistem, kata Mukhlis Basri, dikutip Minggu (25/10/2026).

Mukhlis Basri, yang akrab disapa MB, mengungkapkan keprihatinan sekaligus mengecam keras rentetan kecelakaan kapal penumpang yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, kepolisian bersama instansi terkait perlu melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kecelakaan sekaligus menelusuri kemungkinan adanya kelalaian dalam penerapan standar keselamatan pelayaran.

MB menyebut, hingga September 2026, kecelakaan kapal telah mengakibatkan 3.607 korban, dengan 239 orang meninggal dunia dan 203 orang dinyatakan hilang sepanjang Januari hingga September 2026.

Ia menilai, banyaknya korban dalam berbagai insiden tersebut menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk mengevaluasi sistem keselamatan transportasi laut, mulai dari pengawasan teknis kapal hingga penerbitan sertifikat kelaikan dan izin berlayar.

Baca juga :