Masa Kontrak 6.000 PPPK Paruh Waktu Berakhir, Tenri Uji Desak Pemkot Makassar Beri Kepastian

Belum jelasnya arah kebijakan Pemkot Makassar terhadap ribuan tenaga yang selama ini berada di garis depan pelayanan publik.
Sabtu, 03 Oktober 2026 14:02 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id -Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Tenri Uji, mendesak Pemerintah Kota Makassar segera memberikan kepastian mengenai kelanjutan status sekitar 6.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang masa kontraknya berakhir.

Pada 2 OKtober masa kontrak 6.000 PPPK Paruh Waktu Pemkot Makassar berakhir, kata Tenri Uji, dikutip Sabtu (3/10/2026).

Menurut Tenri Uji, persoalan tidak semata-mata menyangkut berakhirnya masa kontrak, tetapi juga belum jelasnya arah kebijakan Pemkot Makassar terhadap ribuan tenaga yang selama ini berada di garis depan pelayanan publik.

Pertanyaan saya sederhana yang saya sampaikan di forum Paripurna: ke mana arah kebijakan Pemkot? Mau diperpanjang atau sengaja digantung? kata Anggota DPRD Makassar tersebut.

Tenri Uji mengatakan para PPPK Paruh Waktu telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun. Karena itu, menurutnya, pemerintah perlu segera menyampaikan kejelasan mengenai masa depan mereka.

Baca juga :