MY Esti Minta Kebutuhan Rehabilitasi Warisan Budaya Pascabencana Direncanakan Matang

​Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini juga menyoroti kejelasan pelaksanaan program yang menggunakan anggaran direktif.
Kamis, 03 September 2026 17:01 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

​Jakarta, Gesuri.id Komisi X DPR RI menekankan pentingnya perencanaan matang, jelas, dan terukur dalam setiap program rehabilitasi warisan budaya yang terdampak bencana.

Pemulihan pascabencana dinilai tidak boleh berhenti pada penanganan darurat, tetapi harus berlanjut hingga memastikan nilai kebudayaan dan cagar budaya tetap terlindungi secara menyeluruh.

​Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menyebut Kementerian Kebudayaan harus memastikan seluruh tahapan rehabilitasi memiliki kepastianmulai dari pemetaan kebutuhan, kejelasan pihak pelaksana, hingga mekanisme eksekusinya.

Baca:Inilah Profil dan BiodataGanjarPranowo

​Harus mulai ada perencanaan dalam melakukan rehabilitasi. Berikutnya, tentu harus didukung anggaran yang memadai, tegas Esti saat Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Kebudayaan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Baca juga :