PDI Perjuangan Desak PBB Bertindak Tegas atas Serangan ke Prajurit TNI di Lebanon

Aksi penyerangan tentara Israel terhadap pasukan perdamaian PBB menunjukkan mereka merasa berdiri di atas hukum.
Jum'at, 03 April 2026 21:38 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan, PDIP berduka atas 8 korban prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian atas nama PBB di Lebanon. Tiga prajurit TNI meninggal dan lima orang mengalami luka luka.

Menurut Said, aksi penyerangan tentara Israel terhadap pasukan perdamaian PBB menunjukkan mereka merasa berdiri di atas hukum. Jika dihitung sejak Oktober 2024, ungkapnya, tentara Israel telah melakukan serangan 25 kali terhadap properti dan pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon.

Tragedi berulang yang dilakukan oleh Israel ini, kata Said, seolah mendapatkan impunitas. Seperti halnya mereka melakukan kejahatan kemanusiaan di Gaza, Palestina. Dunia dan PBB seolah tak kuasa menahan kejahatan kemanusiaan yang di lakukan oleh Israel.

Terbunuhnya 3 orang prajurit TNI dan 5 lainnya luka-luka harus menjadi momentum bagi PBB untuk bertindak lebih tegas dan nyata terhadap Israel sebagai pembuktian organisasi ini masih berfungsi, tegas Said Abdullah, dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).

Baca:GanjarTekankan Kepemimpinan Strategis

Baca juga :