Jakarta, Gesur.id - Tingginya angka pengangguran dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Banten menjadi sorotan serius kalangan legislatif. Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat bahwa sebanyak 411 ribu warga Banten masih menjadi pengangguran di tahun 2026.
Berdasarkan data BPS, jumlah pengangguran tersebut setara dengan 6,59 persen dari total angkatan kerja di Banten yang mencapai 6,24 juta orang.
Meski angka pengangguran mengalami penurunan jika dibandingkan dengan data di November 2025 yang mencapai 430 ribu orang, kondisi ini menunjukkan jika persoalan ketenagakerjaan belum sepenuhnya teratasi.
Baca:Inilah Profil dan BiodataGanjarPranowo
BPS juga mencatat, pada periode Agustus-November 2025 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan SMK mencapai 10,13 persen dari 430 ribu pengangguran Banten.