Jakarta, Gesuri.id Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli dinilai tak boleh sekadar menjadi agenda seremonial tahunan.
Momentum ini harus dimaknai sebagai penguat komitmen bersama dalam menjamin hak, keselamatan, serta masa depan generasi penerus bangsa.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, Kamis (23/7).
Baca:Ini ResepGanjarPranowo Yang Selalu Fit dan Bugar
Ineu menyampaikan bahwa anak-anak merupakan subjek pembangunan yang berhak mendapatkan perlindungan menyeluruh sejak dini, mulai dari akses pendidikan layak hingga lingkungan yang terbebas dari perundungan (bullying) dan kekerasan.