Jakarta, Gesuri.id Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul, mengingatkan bahwa hubungan kerja antara Presiden dan Ketua MPR bersifat konsultatif antarpimpinan lembaga tinggi negara.
Ia menegaskan, pola hubungan tersebut bukanlah instruksi atau perintah sepihak.
Pernyataan ini dilontarkan Bambang Pacul merespons kabar mengenai Ketua MPR Ahmad Muzani yang diklaim diutus oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Baca:Perjalanan HidupGanjarPranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Saya belum terinfo (soal rencana keberangkatan). Tapi, kalau Pak Presiden mengutus Ketua MPR, saya kira mekanismenya tidak seperti itu, kata Bambang Pacul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7).