Jakarta, Gesuri.id Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI melayangkan kritik tajam terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 yang dinilai tidak efektif.
Sorotan ini disampaikan oleh Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Didik Haryadi, dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-24 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025/2026.
Didik membeberkan ketimpangan serapan anggaran, di mana realisasi pendapatan negara hanya menyentuh angka 92%, sedangkan realisasi belanja negara justru membengkak hingga 94%.
Ketidakseimbangan ini memicu pelebaran defisit anggaran menjadi 2,81% dari Produk Domestik Bruto (PDB)melampaui target awal yang dipatok sebesar 2,53%.
Baca:Perjalanan HidupGanjarPranowo Lengkap dengan Rekam Jejak