Jakarta, Gesuri.id - Peringatan hari kelahiran Mohammad Hatta (Bung Hatta) tidak boleh berhenti sebatas romantisme sejarah.
Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menggali kembali pemikiran Sang Proklamator dan mengontekstualisasikannya dengan berbagai persoalan bangsa saat ini.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Badan Sejarah DPP PDI Perjuangan sekaligus Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana, usai menghadiri pagelaran naratif-musikal bertema Membaca Bung Hatta: Membaca Ulang Perjalanan Kebangsaan Minangkabau di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (30/8).
Peringatan kelahiran Bung Hatta bukan hanya romantisme atas sosok penting dalam sejarah pendirian Republik Indonesia, melainkan ikhtiar untuk merelevansikan dan mengontekstualisasikan pemikirannya bagi Indonesia hari ini, ujar Bonnie dalam keterangan resminya.
Baca: