Regulasi dan Daya Beli Dinilai Lebih Krusial ketimbang Ekspansi Layar Bioskop

Menurutnya, penguatan ekosistem, keberpihakan regulasi, dan daya beli masyarakat jauh lebih menentukan keberlanjutan industri kreatif ini.
Selasa, 23 Juni 2026 15:43 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mengingatkan pemerintah agar tidak hanya bertumpu pada penambahan layar bioskop sebagai solusi utama mendongkrak industri perfilman nasional.

Menurutnya, penguatan ekosistem, keberpihakan regulasi, dan daya beli masyarakat jauh lebih menentukan keberlanjutan industri kreatif ini.

Pandangan tersebut disampaikan Novita dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur

Politikus PDI Perjuangan ini mengapresiasi tren positif film Indonesia saat ini, baik dari aspek lonjakan jumlah penonton, kualitas produksi, maupun prestasi para sineas di kancah internasional. Kendati demikian, ia menilai persoalan mendasar industri ini tidak bisa diselesaikan hanya lewat jalur pembangunan infrastruktur fisik.

Baca juga :