Jakarta, Gesuri.id - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI sekaligus Anggota Panja Kebijakan Belanja Pemerintah Pusat Banggar DPR RI, Dr. (H.C.) Drs. Cornelis, M.H., menghadiri rangkaian pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 bersama pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6).
Rangkaian pembahasan tersebut diawali dengan Rapat Kerja Banggar DPR RI bersama jajaran Menteri Koordinator (Menko) untuk membahas Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) Kementerian Koordinator (Kemenko) dalam RAPBN TA 2027 serta Rencana Kerja K/L Tahun 2027.
Selanjutnya, pembahasan dilanjutkan melalui Rapat Panitia Kerja (Panja) Kebijakan Belanja Pemerintah Pusat Banggar DPR RI bersama pemerintah untuk membahas arah kebijakan belanja pemerintah pusat dalam RAPBN TA 2027.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Dalam kapasitasnya sebagai anggota Banggar DPR RI dan Panja Kebijakan Belanja Pemerintah Pusat, Cornelis menegaskan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan program kementerian/lembaga dengan arah kebijakan anggaran negara.
Menurutnya, keselarasan antara program pembangunan dan alokasi belanja pemerintah menjadi faktor penting agar APBN tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program kementerian dan lembaga harus disusun berdasarkan kebutuhan pembangunan yang nyata dan didukung kebijakan belanja yang tepat sasaran. Jangan sampai perencanaan dan penganggaran berjalan sendiri-sendiri,” ujar Cornelis.
Ia menilai kualitas belanja pemerintah pusat harus menjadi perhatian utama dalam penyusunan RAPBN 2027. Efektivitas anggaran, kata mantan Gubernur Kalimantan Barat dua periode itu, tidak cukup dilihat dari besaran pagu maupun tingkat serapan, tetapi dari dampak yang dihasilkan terhadap pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
“Yang kita bangun bukan hanya struktur anggaran, tetapi bagaimana anggaran negara benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang produktif, efisien, dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegasnya.
Politisi senior PDI Perjuangan itu menyampaikan, Banggar DPR RI akan terus mengawal pembahasan RAPBN TA 2027 agar kebijakan fiskal yang dirumuskan tetap menjaga keberlanjutan keuangan negara sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan nasional.
“Belanja negara harus memberikan hasil yang nyata dan juga memperkuat kualitas pembangunan Indonesia ke depan,” tutup Cornelis.

















































































