Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Prof Rokhmin Dahuri menegaskan ekonomi biru dapat menjadi game changer untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 sekaligus berkontribusi terhadap terciptanya dunia yang lebih baik.
Menurutnya, posisi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan 77 persen wilayah berupa laut dan samudera menjadi modal strategis dalam menghadapi berbagai tantangan global abad ke-21.
Pesisir dan lautan bukan hanya warisan kita, mereka adalah masa depan kita. Jangan perlakukan mereka sebagai sumber daya untuk dieksploitasi, tetapi sebagai mitra dalam membangun planet yang lebih makmur, adil, tangguh, dan berkelanjutan, tegas Anggota International Scientific Advisory Board Center for Coastal and Ocean Development University of Bremen Jerman itu, dikutip Sabtu (3/10/2026).
Dalam pemaparannya, Prof. Rokhmin yang merupakan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001-2004 memaparkan berbagai ancaman eksistensial yang dihadapi peradaban manusia pada abad ke-21. Ia menyebut pertumbuhan penduduk turut mendorong gaya hidup kapitalisme mainstream yang ditandai konsumerisme, keserakahan, self-interest, hedonisme, hegemoni, dan kolonialisme modern.
Selain itu, terdapat empat dinamika global yang turut memperbesar tantangan, yakni eskalasi geopolitik dan konflik bersenjata, perang dagang global, triple ecological crisis berupa polusi, hilangnya biodiversitas, dan pemanasan global, serta disrupsi Industri 4.0 melalui perkembangan AI, IoT, dan robotika.