Sebut Demokrasi RI Alami Kemunduran, Hasto Beberkan 5 Agenda Strategis PDI Perjuangan di Forum Asia

Kritik Efek Pemilu 2024 dan Oligarki, Sekjen PDI Perjuangan Dorong Pelembagaan Partai di Yogyakarta.
Jum'at, 04 September 2026 11:17 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Yogyakarta, Gesuri.id Sekretaris Jenderal PDI PerjuanganHasto Kristiyanto menyoroti kemunduran demokrasi (democratic backsliding) dan mengingatkan ancaman populisme otoriter yang berkembang di berbagai negara. Untuk memperkuat ketahanan demokrasi, Hasto menawarkan lima agenda strategis yang antara lain menekankan supremasi hukum, pelembagaan partai politik, hingga penguatan masyarakat sipil.

Hal tersebut disampaikan Hasto saat memberikan keynote address bertajuk Democracy in the Age of Authoritarian Populism: Strategy through Party Institutionalization dalam pembukaan CALD Conference on Democratic Resilience in Southeast and East Asia sekaligus 9th CALD Party Management Workshop di Karaton Ballroom, Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Jumat (4/9/2026).

Forum internasional yang diinisiasi Council of Asian Liberals and Democrats (CALD), berkolaborasi dengan PDI Perjuangan dan Friedrich Naumann Foundation (FNF) Asia tersebut diikuti puluhan delegasi dari berbagai negara.

Mengawali pidatonya, Hasto menyampaikan salam dari Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri. Hasto kemudian mengajak peserta meneriakkan salam Merdeka! sebelum memaparkan tantangan demokrasi di tengah menguatnya populisme otoriter.

Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur

Baca juga :