Serang, Gesuri.id Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Provinsi Banten menyisakan rapor merah. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banten, Yeremia Mendrofa, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera melakukan evaluasi menyeluruh atas berbagai persoalan yang merugikan calon siswa di lapangan.
Meski seluruh tahapan penerimaan peserta didik telah usai, Yeremia menilai berbagai kendala teknis dan administratif yang terjadi menjadi catatan kritis yang wajib dibenahi demi menjamin transparansi serta keadilan bagi masyarakat pada tahun mendatang.
SPMB tahun ini harus dievaluasi secara menyeluruh. Masih banyak persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari data siswa yang hilang, proses verifikasi yang bermasalah, hingga siswa yang kehilangan haknya pada jalur afirmasi karena tidak terdata dalam desil, ujar Yeremia, Jumat (10/7/2026).
Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Anggota Komisi V DPRD Banten ini menyoroti tajam masalah karut-marut akurasi data. Menurutnya, proteksi data digital pendaftar adalah hal mutlak yang gagal diantisipasi dengan baik oleh pemerintah daerah.