Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPR RI dari Daerah Pemilihan Riau I Fraksi PDI Perjuangan, Siti Aisyah, menyoroti dampak kebijakan penonaktifan jutaan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam program BPJS Kesehatan.
Ia menilai kebijakan tersebut menimbulkan berbagai persoalan di lapangan, terutama bagi masyarakat miskin yang bergantung pada program jaminan kesehatan nasional.
Menurut Siti Ajsyah, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui skema PBI merupakan instrumen penting negara dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.
Program JKN melalui skema PBI merupakan instrumen utama negara dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin. Kebijakan ini merupakan implementasi amanat konstitusi untuk memastikan seluruh rakyat memperoleh jaminan sosial, ujar Siti Aisyah kepada wartawan, Jakarta, dikutip Minggu (15/3/2026).
Namun dalam perkembangan terbaru, pemerintah melakukan pemutakhiran data penerima bantuan sosial yang berdampak pada penonaktifan jutaan peserta PBI. Kebijakan ini menimbulkan sejumlah keluhan masyarakat karena kepesertaan BPJS tiba-tiba tidak aktif saat mereka membutuhkan layanan kesehatan.