Denpasar, Gesuri.id Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, melontarkan kritik tajam terhadap perencanaan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali.
Ia menilai, proyek ambisius tersebut masih memerlukan kajian yang lebih komprehensif dan tidak boleh hanya bersandar pada perspektif sepihak dari pengembang.
Hal itu ditegaskan Samuel saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke lokasi KEK Kura-Kura Bali, Senin (4/5).
BacaPerjalanan HidupGanjarPranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Samuel mempertanyakan sejauh mana proyek ini telah mempertimbangkan jati diri Bali sebagai destinasi berbasis budaya.