Jakarta, Gesuri.id Persoalan bantuan pendidikan Islam yang belum merata kembali memicu debat hangat dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Agama di Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Madura, Hj. Ansari, secara tegas membongkar akar masalah yang membuat banyak madrasah swasta di daerah kerap gigit jari.
Menurut Ansari, tersendatnya bantuan untuk lembaga, guru, maupun siswa madrasah swasta bukan semata-mata karena keterbatasan anggaran. Masalah mendasarnya justru terletak pada karut-marut tata kelola data di sistem Education Management Information System (EMIS).
Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Banyak yang tidak mendapatkan bantuan, bukan karena tidak ada anggaran, tapi karena tidak masuk dalam sistem, ujar Ansari di hadapan forum.