Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menegaskan bahwa bantuan keuangan partai politik (banpol) merupakan instrumen negara yang sangat krusial untuk memperkuat pendidikan politik dan kualitas demokrasi. Oleh karena itu, penggunaannya harus transparan dan akuntabel.
Pernyataan ini disampaikan Syaifuddin merespons kembali mencuatnya isu efisiensi anggaran daerah yang menyoroti alokasi dana banpol di Kota Surabaya.
Partai politik adalah pilar demokrasi. Partai menjadi wadah bagi anak bangsa untuk mencetak kader-kader yang tetap berasaskan Pancasila, tunduk pada konstitusi, serta peraturan perundang-undangan, tegas pria yang akrab disapa Kaji Ipuk tersebut dalam konferensi pers di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (22/7/2026).
Baca:Ini ResepGanjarPranowo Yang Selalu Fit dan Bugar
Legislator yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini menjelaskan bahwa prioritas utama dana banpol telah diatur secara tegas dalam undang-undang. Alokasi tersebut difokuskan untuk pendidikan politik, pembinaan kader, penguatan kelembagaan, serta sosialisasi ideologi bangsa dan tata kelola pemerintahan.