Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Ketua Ikatan Alumni Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia (IKA UKI), Dr. Wayan Sudirta, mengatakan pengungkapan kasus-kasus korupsi kelas kakap yang melibatkan aset-aset strategis negara, seperti kasus korupsi Timah, Pertamina, dan BUMN lainnya membuktikan adanya political will yang kuat dari Presiden Prabowo.
Hal itu untuk membersihkan tatanan birokrasi dan ekonomi dari praktik culas merugikan rakyat, ujar Sudirta, dikutip Sabtu (3/1/2026).
Menurut Sudirta, hal itu menunjukkan tanda-tanda kebangkitan penegakan hukum di era Presiden Prabowo yang tidak hanya sekadar terasa di permukaan, tetapi telah termanifestasi secara nyata melalui komitmen negara yang semakin tegas dan tidak tergoyahkan dalam menindak pelanggaran hukum berskala besar.
Ia menilai langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa hukum mulai ditegakkan secara lebih adil dan berani menyentuh kepentingan elite.
Sudirta juga menyampaikan Ikatan Alumni Universitas Kristen Indonesia (IKA UKI) secara khusus melakukan refleksi terhadap masa kepemimpinan Presiden Prabowo. Refleksi tersebut, kata dia, merupakan bagian dari tanggung jawab moral kaum intelektual bangsa dalam mengawal perjalanan Negara Hukum Republik Indonesia (NKRI) di tengah dinamika politik dan tekanan ekonomi global.