Cirebon, Gesuri.id - Sudah beberapa periode, PDI PerjuanganKabupaten Kuningan menjadi pemenang dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) karena perolehan kursi legislatifnya paling unggul atau terbanyak dibandingkan partai politik (Parpol) lainnya.
Sebut saja pada periode 2003-2013, kota kuda dinahkodai oleh H. Aang Hamid Suganda sebagai Bupati Kuningan dari PDI Perjuangan. Di periode pertama, politisi senior ini berpasangan dengan H. Aan Suharso tapi periode kedua, berpasangan bersama H. Momon Rochmana. Kedua pasangannya tersebut, berlatar belakang birokrat sebagai sekretaris daerah (Sekda).
Di era kepemimpinan H. Aang Hamid Suganda, Kabupaten Kuningan mengalami masa keemasan sebab terjadi kemajuan pembangunan yang cukup signifikan di berbagai bidang kehidupan. Masyarakat pun dapat melihat sekaligus merasakan hasil-hasil karya pembangunan yang menunjang terhadap sendi-sendi kehidupan.
Paling mencolok, dalam kurun 10 tahun, H. Aang Hamid Suganda merubah perwajahan Kabupaten Kuningan. Apabila ada warga luar daerah dalam perjalanannya sudah memasuki wilayah kota kuda, maka kebanyakan dari mereka mengetahui telah masuk wilayah Kuningan karena jalannya mulus.
Ia pun getol membangun jembatan dan sarana transportasi lainnya melalui terobosan Program Pembangunan Jalan Jembatan Bersama Masyarakat (PJBM) atau kolaborasi memberdayakan masyarakat. Dengan langkah tersebut, warga merasa memiliki sehingga tanpa dipinta pun, mereka ikut menjaga hasil-hasil pembangunan.