Ikuti Kami

Rachmat Hidayat Tegaskan Tolak Pilkada Lewat DPRD, Saat Buka Musancab PDI Perjuangan Kota Mataram

Rachmat menegaskan pentingnya penguatan ideologi kader sekaligus menyatakan sikap tegas partai yang menolak wacana Pilkada melalui DPRD.

Rachmat Hidayat Tegaskan Tolak Pilkada Lewat DPRD, Saat Buka Musancab PDI Perjuangan Kota Mataram
Anggota Komisi l DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H. Rachmat Hidayat membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Kota Mataram yang digelar di Bangunan Serbaguna Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (7/1/2026). 

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi l DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H. Rachmat Hidayat membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Kota Mataram yang digelar di Bangunan Serbaguna Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam forum konsolidasi tersebut, Rachmat menegaskan pentingnya penguatan ideologi kader sekaligus menyatakan sikap tegas partai yang menolak wacana Pilkada melalui DPRD.

“PDI Perjuangan adalah partai ideologis, partai kader, dan partai wong cilik. Karena itu, seluruh kader dari tingkat DPC, PAC, ranting hingga anak ranting, harus senantiasa mengamalkan nilai-nilai luhur partai dalam setiap napas perjuangan,” tegas Rachmat, dikutip Minggu (8/2).

Musancab PDI Perjuangan Kota Mataram menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas organisasi di semua tingkatan struktur. Hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Anggota DPRD NTB asal Dapil Kota Mataram Made Slamet, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mataram I Gede Wiska, Sekretaris DPC Imam Budi Gunawan, serta seluruh anggota DPRD Kota Mataram dari PDI Perjuangan yakni Nyayu Ernawati, I Wayan Yogantara, dan Ni Luh Arini. Turut hadir pula jajaran pengurus PAC, ranting, dan anak ranting se-Kota Mataram.

Dalam arahannya, Rachmat menekankan bahwa Musancab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang ideologis untuk meneguhkan jati diri partai. Ia juga mengisahkan perjalanan panjangnya bersama PDI Perjuangan sejak masa awal berdiri hingga melewati berbagai dinamika politik nasional.

Penegasan ideologis itu diperkuat dengan penyebutan peran strategis anak ranting sebagai ujung tombak perjuangan partai.

“Anak ranting itulah yang menjadi busur panah perjuangan. Dari sanalah anak panah ideologi kita melesat, menembus persoalan rakyat, dan menghadirkan keberpihakan nyata,” ujarnya.

Menurut Rachmat, kekuatan utama PDI Perjuangan terletak pada disiplin kader dan kesetiaan terhadap ideologi Pancasila 1 Juni serta ajaran Bung Karno. Karena itu, ia meminta konsolidasi tidak berhenti di level elit struktural semata, tetapi benar-benar hidup di tingkat akar rumput.

“Tidak ada perjuangan tanpa disiplin. Partai ini besar karena disiplin ideologi dan disiplin organisasi. Itu harus dijaga,” katanya.

Dalam forum tersebut, Rachmat Hidayat juga menyampaikan sikap resmi partai yang menolak wacana Pilkada melalui DPRD. Ia menilai gagasan tersebut bertentangan dengan prinsip kedaulatan rakyat yang menjadi fondasi demokrasi Indonesia.

“Pilkada langsung adalah manifestasi kedaulatan rakyat. Mengembalikan pemilihan kepala daerah ke DPRD sama saja menarik mundur demokrasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Pilkada langsung bukan sekadar mekanisme elektoral, tetapi bagian dari pendidikan politik rakyat sekaligus pengejawantahan cita-cita demokrasi yang diperjuangkan para pendiri bangsa.

“Kalau kedaulatan rakyat kita kebiri, maka yang kita khianati bukan hanya demokrasi, tapi juga sejarah perjuangan bangsa,” ujarnya.

Lebih jauh, Rachmat mengingatkan bahwa tantangan politik ke depan semakin kompleks. Globalisasi, disrupsi teknologi, hingga perubahan perilaku pemilih menuntut kesiapan ideologis dan organisatoris partai agar tetap relevan di tengah dinamika zaman.

“Kita harus siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri. PDI Perjuangan harus tetap berdiri tegak di atas kaki ideologi sendiri,” ujarnya.

Melalui Musancab ini, PDI Perjuangan Kota Mataram diharapkan semakin solid dalam memperkuat struktur organisasi, menjaga disiplin kader, serta konsisten memperjuangkan politik yang beretika dan berpihak kepada rakyat kecil.

Quote