Ansy Lema Ingatkan Generasi Muda: Reformasi Belum Selesai, Tantangan Kini adalah Buzzer dan Politik Sembako

Waktu itu isu utama kami cuma satu: turunkan Presiden Soeharto. Itu menjadi isu bersama yang menyatukan semua elemen rakyat dan mahasiswa.
Rabu, 05 November 2025 18:55 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Aktivis 98 yang pernah menjadi Anggota DPR RI periode 2019-2024 2024 (mundur karena maju Pilgub), Ansy Lema, mengingatkan bahwa perjuangan reformasi yang dimulai sejak tumbangnya rezim Orde Baru belum sepenuhnya selesai. Ia menegaskan, generasi muda hari ini harus memahami bahwa demokrasi adalah gagasan mahal yang menuntut literasi, ketahanan moral, dan kesadaran politik yang tinggi.

Waktu itu isu utama kami cuma satu: turunkan Presiden Soeharto. Itu menjadi isu bersama yang menyatukan semua elemen rakyat dan mahasiswa. Tapi setelah itu, perjuangan belum selesai, ujar Ansy saat berbicara dalam diskusi publik menolak gelar pahlawan nasional untuk Soeharto dengan tagar #SoehartoBukanPahlawan di Jakarta, Rabu (5/11).

Menurutnya, meski Presiden Soeharto telah lengser dan Indonesia memasuki masa transisi di bawah Presiden B.J. Habibie, perjuangan untuk perubahan menyeluruh belum benar-benar terwujud.

Waktu itu ada juga yang menyerukan bubarkan Golkar, tapi tidak berhasil. Banyak keterbatasan dan kelelahan setelah perjuangan panjang, ujarnya.

Ansy menilai, hingga kini generasi 98 belum sepenuhnya menempati posisi sentral dalam struktur politik nasional. Beberapa memang jadi anggota DPR, ada yang jadi menteri, tapi belum sampai pada level elite yang benar-benar memimpin republik ini, katanya.

Baca juga :