Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Eksekutif PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, mengungkapkan bahwa Fraksi PDI Perjuangan mulai mendapatkan pendekatan dan lobi politik terkait wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Menurutnya, lobi tersebut datang dari partai-partai politik yang sejak awal menyatakan dukungan terhadap Pilkada melalui DPRD.
Lobi-lobi, saya kira pembicaraan-pembicaraan, ngobrol-ngobrol sudah. Tapi kan memang belum ada jadwal resmi kapan dimulai pembahasan. Baru di lingkaran partai pendukung pemerintah, partai koalisi, kata Deddy, Rabu (7/1/2025).
Ia menjelaskan, pembicaraan informal tersebut belum masuk ke tahap resmi di parlemen. Namun, dinamika politik di internal dan antarpartai sudah mulai terasa, terutama dari partai-partai koalisi pemerintah yang mendorong perubahan sistem Pilkada. Meski demikian, ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak akan terpengaruh oleh berbagai pendekatan tersebut.
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan sikap partainya sudah sangat jelas dan bulat sejak awal, yakni menolak Pilkada melalui DPRD.