Ikuti Kami

Jelang Rakernas PDI Perjuangan, Ganjar Tegaskan Pilkada Langsung Tetap Didukung

Perdebatan mengenai mekanisme Pilkada sebenarnya telah berlangsung lama dan memiliki jejak sejarah yang jelas.

Jelang Rakernas PDI Perjuangan, Ganjar Tegaskan Pilkada Langsung Tetap Didukung
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo menyatakan partainya terus menyusun strategi untuk menghadapi Pilpres 2029 dan pemilu lainnya secara berkelanjutan, saat menghadiri HUT dan Rakernas PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026) - Foto: Tribunnews.com/GeraldLeonardo Agustino.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo, mengatakan, partainya tetap konsisten mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung oleh rakyat.

“Kita kan sudah jelas ya, beberapa kawan-kawan sudah menyampaikan,” kata dia di sela-sela perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan (PDIP) yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Menurut dia, perdebatan mengenai mekanisme Pilkada sebenarnya telah berlangsung lama dan memiliki jejak sejarah yang jelas. Pada era Orde Baru, pemilihan kepala daerah dilakukan melalui DPRD. Namun, pasca-Reformasi, muncul tuntutan kuat dari masyarakat agar kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat.

“Lalu dengan adanya reformasi, kemudian masyarakat mengendaki itu secara langsung. Kemudian dibuatlah undang-undang,” jelas Ganjar.

Ia menjelaskan, pada awal pembentukan regulasi, sempat terjadi dinamika dalam mekanisme pemilihan. Namun, pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, diterbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) yang kemudian ditetapkan menjadi undang-undang, sehingga pilkada langsung diberlakukan secara nasional.

“Mahkamah Konstitusi juga mengatur bahwa ini rezim Pemilu, maka langsung,” ungkap Mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

Karena itu, Ganjar menilai upaya untuk kembali mereduksi atau mengubah mekanisme pilkada langsung berpotensi mengulang perdebatan lama yang sudah diselesaikan secara konstitusional.

“Jadi sikap PDI perjuangan sangat jelas. Kita dukung pemilihan kepala daerah secara langsung,” tegas Ganjar.

Sebagai informasi, pada rangkaian acara HUT ke-53 PDIP Perjuangan dan Rakernas I Partai, DPP PDIP mengusung tema ‘Satyam Eva Jayate’ dengan sub tema “Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya”. 

Satyam Eva Jayate, adalah slogan berbahasa Sanskerta yang artinya "Kebenaran akan Menang".

Sedangkan, ‘Di Sanalah Aku Berdiri untuk Selama-lamanya’ yang dikutip dari Lagu Kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman menggambarkan daya tahan (resilience) yang menyertai Satyam Eva Jayate. 

Rangkaian agenda dimulai dari Pembukaan HUT ke-53 PDIP pada 10 Januari yang kemudian dilanjutkan dengan penyelenggaraan Rakernas hingga 12 Januari 2026 yang akan dihadiri pengurus pusat Partai dan pengurus daerah (ketua, sekretaris dan bendahara) Partai tingkat provinsi/kabupaten/kota, anggota DPR RI Fraksi PDIP, anggota DPRD provinsi/kabupaten/kota, serta kepala daerah/wakil kepala daerah PDIP. 

Rakernas ini menindaklanjuti hasil Kongres ke-VI PDIP yang dilaksanakan Agustus 2025 lalu.

Quote