Ananda Moeis: Pemilihan Pimpinan Eksekutif Harus Tetap Dipilih Langsung Oleh Masyarakat

Sikap tersebut disampaikan menyikapi silang pendapat yang berkembang di ruang publik terkait kemungkinan perubahan mekanisme Pilkada.
Kamis, 15 Januari 2026 16:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur sekaligus Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan penolakan tegas terhadap wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Sikap tersebut disampaikan menyikapi silang pendapat yang berkembang di ruang publik terkait kemungkinan perubahan mekanisme Pilkada dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan tidak langsung melalui lembaga legislatif daerah.

Kami PDI Perjuangan menolak usulan tersebut. Pemilihan pimpinan eksekutif harus tetap dipilih langsung oleh masyarakat, kata Ananda Selasa (12/1/2026).

Ananda menjelaskan, PDI Perjuangan Kalimantan Timur berpandangan bahwa pilkada langsung merupakan bagian penting dari praktik demokrasi yang telah diperjuangkan sejak era reformasi. Mekanisme ini, menurutnya, memberikan ruang partisipasi yang luas bagi rakyat untuk menentukan arah kepemimpinan daerah sesuai dengan kehendak masyarakat.

Menurut Ananda, hak berdemokrasi warga negara tidak boleh dikurangi dengan alasan apa pun. Ia menegaskan bahwa kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat, sehingga proses pemilihan kepala daerah harus tetap melibatkan masyarakat secara langsung sebagai pemilik mandat tertinggi dalam sistem demokrasi.

Baca juga :