Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memprioritaskan penanganan sekitar 29 ribu usulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang masih mengantre.
Ia meminta verifikasi lapangan diperketat agar perbaikan difokuskan pada hunian warga dengan tingkat kerusakan paling berat.
Eri menegaskan, dewan terus mengawal dan berkoordinasi secara intensif dengan pemkot agar proses penuntasan hunian tidak layak di Kota Pahlawan dapat dipercepat.
Baca:Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
Kami sudah berkoordinasi dengan pemkot agar ada akselerasi penuntasannya, ujar Eri saat menanggapi tingginya angka antrean Rutilahu di Surabaya, Rabu (7/10).