Bekasi, Gesuri.id — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendorong pelaksanaan senam sehat secara bergilir di 12 kecamatan untuk meningkatkan kebugaran masyarakat sekaligus membuka peluang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Program tersebut diawali dengan kegiatan senam bersama para lanjut usia (lansia) dan komunitas olahraga masyarakat di Lapangan Kecamatan Pondok Gede, Minggu (18/10).
Kegiatan yang diikuti Tri Adhianto bersama Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Selain mendorong masyarakat rutin berolahraga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kebersamaan antarwarga.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Tri mengatakan, senam sehat direncanakan berlangsung setiap pekan secara bergilir di seluruh kecamatan di Kota Bekasi. Dengan pola tersebut, semakin banyak warga di berbagai wilayah diharapkan memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga bersama.
“Yang ingin kita bangun adalah kesadaran bahwa kesehatan merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Ketika tubuh sehat dan bugar, masyarakat bisa menjalankan aktivitas dengan lebih semangat dan produktif,” ujar Tri.
Ia juga mengapresiasi antusiasme para lansia yang tetap aktif mengikuti kegiatan olahraga. Menurutnya, usia bukan alasan untuk mengabaikan kebugaran tubuh maupun membatasi interaksi sosial. Karena itu, kegiatan olahraga bersama diharapkan dapat menjadi ruang bagi para lansia untuk tetap aktif, sehat, dan terhubung dengan lingkungan sekitarnya.
“Karena itu, kami ingin kegiatan seperti ini menjangkau seluruh kecamatan agar masyarakat Kota Bekasi semakin aktif berolahraga, sehat jasmani, dan sehat rohani,” katanya.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Selain berfokus pada kesehatan, kegiatan tersebut turut memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat. Kehadiran stan usaha lokal diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran sekaligus mendorong warga untuk mendukung produk yang dihasilkan pelaku usaha di daerahnya. Program ini juga menjadi upaya menggabungkan aktivitas olahraga masyarakat dengan pemberdayaan ekonomi lokal.
Tri menambahkan, penguatan budaya olahraga masyarakat juga relevan dengan persiapan Kota Bekasi sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. “Beberapa waktu lagi, Pemerintah Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat. Akan banyak tamu dari berbagai daerah, dan kita siap dengan sarana olahraga untuk para atlet cabang olahraga bertanding,” ujarnya.
Melalui kegiatan senam sehat yang direncanakan menjangkau 12 kecamatan, Pemkot Bekasi berharap budaya hidup aktif semakin berkembang, komunitas lansia semakin terlibat, dan UMKM lokal memperoleh peluang lebih luas untuk memasarkan produknya.

















































































