Bupati Endah Subekti Tanamkan Nilai Antikorupsi Ke Generasi Muda Lewat Lomba Cerdas Cermat

Upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus dimulai dari pendidikan karakter usia dini.
Kamis, 30 Juli 2026 20:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan pentingnya menanamkan nilai disiplin, kejujuran, dan integritas kepada generasi muda melalui penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Antikorupsi. Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus dimulai dari pendidikan karakter sejak usia dini.

Lomba ini bukan sekadar ajang hafalan, melainkan sarana untuk menginternalisasi nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab ke dalam diri anak-anak, kata Endah di Gunungkidul, Rabu (29/7/2026).

Endah menjelaskan, pembentukan karakter antikorupsi harus menjadi bagian dari proses pendidikan karena integritas merupakan keselarasan antara perkataan dan perbuatan. Menurutnya, nilai tersebut dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana, termasuk berkonsultasi dengan inspektorat terkait persoalan gratifikasi sebagai langkah pencegahan terhadap pelanggaran hukum.

Ia menilai penyelenggaraan LCC Antikorupsi menjadi salah satu sarana efektif untuk menanamkan nilai kejujuran kepada para pelajar. Dalam sebuah kompetisi, kata dia, keberhasilan tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga dari kemampuan menjaga integritas selama mengikuti perlombaan.

Dalam sebuah kompetisi, menjaga kejujuran adalah piala yang sesungguhnya dibandingkan sekadar kemenangan semata, masa depan Indonesia akan dipimpin oleh generasi yang memiliki integritas kuat dan bersih dari praktik korupsi, ujarnya.

Baca juga :