Daya Beli Melemah, Banggar DPR RI Sebut Target Ekonomi 6,5 Persen pada 2027 Sulit Tercapai

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada tahun 2027.
Kamis, 18 Juni 2026 17:16 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mengingatkan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dalam mengejar target pertumbuhan ekonomi tahun 2027. Menurutnya, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama perekonomian nasional, sehingga target pertumbuhan yang tinggi akan sulit tercapai jika daya beli melemah.

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada tahun 2027. Target ini disiapkan sebagai pijakan awal menuju pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2029 mendatang.

Kalau daya belinya turun, maka sasaran yang mau dicapai di angka 5,8 sampai 6,5 persen itu sulit tercapai, ujar Said dalam keterangan resminya, Rabu (17/6/2026).

Baca:Sambut Bulan Bung Karno,GanjarAjak Generasi Muda

Pernyataan tersebut disampaikan Said setelah Banggar DPR RI menyepakati hasil Panitia Kerja (Panja) Asumsi Dasar Kebijakan Fiskal, Defisit, dan Pembiayaan untuk Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2027. Kesepakatan ini selanjutnya akan dibawa sebagai bahan nota pengantar dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Baca juga :