Jakarta, Gesuri.id PDI Perjuangan (PDI-P) menegaskan komitmennya untuk mengambil peran sebagai partai penyeimbang dalam konstelasi politik nasional.
Langkah ini diambil demi menjaga fungsi kontrol terhadap jalannya roda pemerintahan serta memastikan suara rakyat tetap memiliki kanal yang kuat di parlemen.
Juru Bicara PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro, menjelaskan bahwa pilihan menjadi penyeimbang merupakan upaya menjaga mekanisme saling mengawasi (checking and balancing). Menurutnya, parlemen tidak boleh sekadar menjadi stempel pembuat kebijakan tanpa adanya daya kritis.
Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Kalau semua pihak hanya menyetujui setiap kebijakan pemerintah, lalu apa fungsi DPR? Jika DPR tidak menjalankan fungsinya dan semua partai politik hanya memberikan dukungan berupa cek kosong, rakyat akan kesulitan mencari perwakilan yang memperjuangkan aspirasinya, ujar Seno.