Kasus Keracunan MBG di Medan, PDI Perjuangan Sumut Desak Hasil Uji Laboratorium Dibuka Transparan

Menurutnya, pihak penyelenggara wajib bertanggung jawab penuh atas kualitas serta higienitas makanan yang disajikan kepada anak-anak.
Selasa, 13 Oktober 2026 15:06 WIB Jurnalis - Kristin Tambunan

Medan, Gesuri.id Kasus dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 17 siswa SDN 060870 Medan memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Utara secara resmi mendesak agar hasil uji laboratorium terkait insiden tersebut dibuka secara transparan kepada publik.

Desakan ini disampaikan menyusul peristiwa yang terjadi pada Jumat (9/10/2026), di mana belasan siswa terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Imelda Medan akibat mengalami mual, muntah, dan sakit perut setelah menyantap makanan yang dibagikan di sekolah.

Baca:Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut yang juga Anggota Komisi XIII DPR RI, Rapidin Simbolon, menegaskan bahwa insiden ini merupakan persoalan serius yang tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, pihak penyelenggara wajib bertanggung jawab penuh atas kualitas serta higienitas makanan yang disajikan kepada anak-anak.

Baca juga :